1. Ceritakan kebutuhan wirausaha atau pengusaha bagi sebuah Negara untuk maju dan perhatikan keadaan atau kondisi Negara Indonesia.
Jawab :
Pada saat ini Negara Indonesia masih diakatakan sebagai Negara berkembang. Hal ini disebabkan oleh berbagai masalah yang terdapat di Indonesia. Misalnya pendapatan penduduk yang rendah, banyaknya pengangguran, dan kondisi ekonomi dan social yang tertinggal dibandingkan dengan Negara maju. Banyak hal yang harus dibenahi pemerintah Indonesia untuk dapat meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyatnya.
Apa yang dibutuhkan wirausaha atau pengusaha bagi sebuah Negara untuk maju adalah jiwa kewirausahaan penduduk Indonesia yang harus ditingkatkan untuk membantu mengembangkan perekonomian Negara Indonesia. Penduduk dapat membantu mewujudkan peningkatan perekonomian dengan berwirausaha dan memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia di Indonesia. Dengan demikian omset dari usaha tersebut dapat menentukan pajak yag akan membantu menambah pendapatan Negara.
2. Jelaskan peranan wirausaha dalam peningkatan ekonomi suatu Negara.
Jawab :
Peran wirausahawan dalam meningkatkan perekonomian, antara lain sebagai berikut :
a. Pembuka atau penyedia makanan pekerjaan
Seorang wirausahawan bisa menyediakan lapangan kerja untuk masyarakat, seperti yang kita tahu lapangan kerja di indonesia tidak sebanding dengan pencari kerja, namun dengan adanya wirausaha ini mampu membuka lapangan kerja lrbih banyak lagi
b. Pembayar pajak sebagai sumber pemasukan APBN/APBD
Wirausahawan mempunyai peran sebagi salah satu sumber pasukan pemerintah baik pusat maupun pemerintah
c. Menjalakankan peran sebagi fungsi sosial untuk memajukan bangsa
Para wirausahawan dapat memajukan bangsa melalui sumbangan-sumbangannya diberbagai bidang seperti pendidikan budaya, kesehatan dan lain-lain.
3. Jelaskan mengapa lulusan perguruan tinggi dari tahun ke tahun semakin meningkat tidak terserap di dunia kerja.
Jawab :
Banyaknya lulusan perguruan tinggi yang menganggur dikarnakan tidak dikarnakan tidak ada skill dan tidak berusaha membuka lapangan kerja sendiri. Kebanyakn dari mereka hanya mengharapkan mendapat lapangan pekerjaan bukan membuka lapangan kerja sendiri. Dalam perkuliahan itu sendiri banyak yang hanya berusaha mendapat ijazah bukan skill atau kemampuan.
4. Jelaskan bagaimana pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi.
Jawab :
Seperti yang kita ketahui bahwa sekarang pemerintah telah mengadakan mata kuliah kewirausahaan di perguruan tinggi. Di UNM itu sendiri mata kuliah kewirausahaan juga telah ada di Fakultas Ekonomi. Mata kuliah kewirausahaan dengan 3 SKS ini sangan membantu mahasiswa. Dimana mata kuliah ini memberikan gambaran tentang kewirausahaan. Di samping mata kuliah ada juga organisasi yang menaungi kewirausahaan itu sendiri. Dimana mahasiswa yang berminat dengan kewirausahaan dapat bergabung dengan organisasi ini.
5. Solusi apa yang harus diambil dalam menangani permasalahan kurikulum pendidikan kewirausahaan dengan pengangguran.
Jawaban :
Jika gagasan kurikulum pendidikan bervisi kewirausahaan dipandang menjadi salah satu solusi untuk mengurangi banyaknya pengangguran, maka pemerintah dapat memilih alternative dalam pelaksnanaanya. Alternative yang dapat ditempuh antara lain :
a. Memberikan jam khusus untuk kegiatan kewirausahaan.
b. Memberikan hari khusus untuk kegiatan kewirausahaan.
c. Memasukkan materi kewirausahaan ke beberapa materi pelajaran yang relevan
d. Membangun organisasi kewirausahaan di setiap Universitas dan sekolah.
Kurikulum pendidikan bervisi kewirausahaan akan mempercepat pertumbuhan jumlah pengusaha di Indonesia dan mengurangi jumlah pengangguran yang ada.
elda fadila
Kamis, 16 Juni 2016
SOAL DAN JAWABAN FINAL TIK
1. Apa manfaat media pembelajaran berbasis IT bagi pendidik dan peserta didik
Jawaban :
a. Manfaat bagi pendidik
1) Penyampaian materi pelajaran dapat diseragamkan
2) Efisiensi dalam waktu dan tenaga
3) Media memungkinkan proses belajar dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja.
4) Merubah peran guru ke arah yang lebih positif dan produktif.
b. Manfaat bagi peserta didik
1) Proses pembelajaran menjadi lebih jelas dan menarik sehingga akan lebih mudah dipahami
2) Proses pembelajaran menjadi lebih interaktif
3) Meningkatkan kualitas hasil belajar siswa
4) Media memungkinkan proses belajar dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja.
5) Media dapat menumbuhkan sikap positif siswa terhadap materi dan proses belajar
2.Jelaskan dan beri contoh model-model pembelajaran berbasis komputer
Jawab :
a. Model drills adalah suatu model dalam pembelajaran dengan jalan melatih siswa terhadap bahan pelajaran yang sudah diberikan. Contoh : melatih siswa dengan memberikan latihan-latihan soal.
b. Model tutorial. Program tutorial pada dasarnya sama dengan program bimbingan, yang bertujuan memberikan bantuan kepada siswa agar dapat mencapai hasil belajar secara optimal. Contoh : Pembelajaran dengan menggunakan software berupa program komputer yang berisi materi pelajaran dan soal-soal latihan.
c. Model simulasi pada dasarnya merupakan salah satu strategi pembelajaran yang bertujuan membeirkan pengalaman belajar yang lebih konkret melalui penciptaan tiruan-tiruan bentuk pengalaman yang mendekati suasana sebenarnya dan berlangsung dalam suasana yang tanpa resiko. Contoh : program simulasi yang dapat menjelaskan materi yang akan dipelajari siswa. Simulasi yang dilengkapi audio, teks dan gambar.
d. Instructional games merupakan salah satu bentuk metode dalam pembelajaran berbasis komputer. Tujuan instrucsional games adalah untuk menyediakan pengalaman belajar yang memberikan fasilitas belajar untuk menambah kemampuan siswa melalui bentuk permainan yang mendidik. Contoh : permainan yang ada dalam komputer, misalnya permainan tebak kata.
3. Jelaskan dan berikan contoh perbedaan pembelajaran blended learning dengan e-learning
Jawab :
Blended learning merupakan metode pembelajaran yang memadukan pertemuan tatap muka dengan materi online secara harmonis. Contoh : perpaduan antara training konvensional di mana trainer dan trainee bertemu secara langsung dengan training online yang bisa diakses kapan saja. Sedangkan e-learnigmerupakan suatu proses perkembangan teknologi yang diaplikasikan dalam hal penyampaian pengetahua dalam proses belajar dan mengajar. Contoh : penggunaan pembelajaran dengan memanfaatkan internet, TV, CD ROM, radio dan lainnya.
4. Jelaskan langkah-langkah pembuatan blog dan berikan contoh
Jawab :
a. Untuk memulai membuat blog di Blogger, silahkan kunjungi homepage Blogger di www.blogspot.com. Masukkanusername dan password, lalu klikMasuk/Sign in.
Contoh emailnya : eldafadhila83@gmail.com
b. Pada halaman selanjutnya, kemudian klik link Blog baru.
c. Selanjutnya kita akan diarahkan untuk memilih alamat (URL) misalnya "eldafadila.blogspot.com" danjudul blog
Misalnya "Tugas"
d. Kemudian pilih template blog
e. Selanjutnya kita bisa melakukan postingan di blog.
5. Jelaskan pemanfaatan TIK dalam penilaian pembelajaran
Jawab : salah satu program dari komputer yaitu Microsoft Excel yang dapat digunakan dalam melakukan penilaian pembelajaran. Kegunaan Microsoft Excel antara lain :
a. Pengolahan data, dimana kita bisa mencari nilai maksimum dan minimum ketika melakukan penilaian terhadap pelajar.
b. Dapat digunakan untuk membuat grafik. Pembuatan grafik biasanya digunakan dalam pembuatan grafik perkembangan nilai komputer siswa dalam lima tahun.
Jawaban :
a. Manfaat bagi pendidik
1) Penyampaian materi pelajaran dapat diseragamkan
2) Efisiensi dalam waktu dan tenaga
3) Media memungkinkan proses belajar dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja.
4) Merubah peran guru ke arah yang lebih positif dan produktif.
b. Manfaat bagi peserta didik
1) Proses pembelajaran menjadi lebih jelas dan menarik sehingga akan lebih mudah dipahami
2) Proses pembelajaran menjadi lebih interaktif
3) Meningkatkan kualitas hasil belajar siswa
4) Media memungkinkan proses belajar dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja.
5) Media dapat menumbuhkan sikap positif siswa terhadap materi dan proses belajar
2.Jelaskan dan beri contoh model-model pembelajaran berbasis komputer
Jawab :
a. Model drills adalah suatu model dalam pembelajaran dengan jalan melatih siswa terhadap bahan pelajaran yang sudah diberikan. Contoh : melatih siswa dengan memberikan latihan-latihan soal.
b. Model tutorial. Program tutorial pada dasarnya sama dengan program bimbingan, yang bertujuan memberikan bantuan kepada siswa agar dapat mencapai hasil belajar secara optimal. Contoh : Pembelajaran dengan menggunakan software berupa program komputer yang berisi materi pelajaran dan soal-soal latihan.
c. Model simulasi pada dasarnya merupakan salah satu strategi pembelajaran yang bertujuan membeirkan pengalaman belajar yang lebih konkret melalui penciptaan tiruan-tiruan bentuk pengalaman yang mendekati suasana sebenarnya dan berlangsung dalam suasana yang tanpa resiko. Contoh : program simulasi yang dapat menjelaskan materi yang akan dipelajari siswa. Simulasi yang dilengkapi audio, teks dan gambar.
d. Instructional games merupakan salah satu bentuk metode dalam pembelajaran berbasis komputer. Tujuan instrucsional games adalah untuk menyediakan pengalaman belajar yang memberikan fasilitas belajar untuk menambah kemampuan siswa melalui bentuk permainan yang mendidik. Contoh : permainan yang ada dalam komputer, misalnya permainan tebak kata.
3. Jelaskan dan berikan contoh perbedaan pembelajaran blended learning dengan e-learning
Jawab :
Blended learning merupakan metode pembelajaran yang memadukan pertemuan tatap muka dengan materi online secara harmonis. Contoh : perpaduan antara training konvensional di mana trainer dan trainee bertemu secara langsung dengan training online yang bisa diakses kapan saja. Sedangkan e-learnigmerupakan suatu proses perkembangan teknologi yang diaplikasikan dalam hal penyampaian pengetahua dalam proses belajar dan mengajar. Contoh : penggunaan pembelajaran dengan memanfaatkan internet, TV, CD ROM, radio dan lainnya.
4. Jelaskan langkah-langkah pembuatan blog dan berikan contoh
Jawab :
a. Untuk memulai membuat blog di Blogger, silahkan kunjungi homepage Blogger di www.blogspot.com. Masukkanusername dan password, lalu klikMasuk/Sign in.
Contoh emailnya : eldafadhila83@gmail.com
b. Pada halaman selanjutnya, kemudian klik link Blog baru.
c. Selanjutnya kita akan diarahkan untuk memilih alamat (URL) misalnya "eldafadila.blogspot.com" danjudul blog
Misalnya "Tugas"
d. Kemudian pilih template blog
e. Selanjutnya kita bisa melakukan postingan di blog.
5. Jelaskan pemanfaatan TIK dalam penilaian pembelajaran
Jawab : salah satu program dari komputer yaitu Microsoft Excel yang dapat digunakan dalam melakukan penilaian pembelajaran. Kegunaan Microsoft Excel antara lain :
a. Pengolahan data, dimana kita bisa mencari nilai maksimum dan minimum ketika melakukan penilaian terhadap pelajar.
b. Dapat digunakan untuk membuat grafik. Pembuatan grafik biasanya digunakan dalam pembuatan grafik perkembangan nilai komputer siswa dalam lima tahun.
BAB 19 Pelanggan atau Nasabah Kabur
A. Pengertian Nasabah Kabur
Pelanggan atau nasabah merupakan asset atau kekayaan utama perusahaan karena tanpa pelanggan perusahaan tidak berarti apa-apa. Pengertian pelanggan atau nasabah kabur adalah pelanggan atau nasabah pergi meninggalkan perusahaan atau tidak lagi membeli, mengomsumsi, atau memiliki produk yang ditawarkan perusahaan.
B. Sebab-sebab Nasabah Kabur
1. Pelayanan yang tidak memuaskan
Pelayanan yang tidak memuaskan artinya apa yang diharapkan pelanggan tida sesuai dengan yang diterimanya atau dengan kata lain harapan tidak sama dengan kenyataan.
2. Produk yang tidak baik dan tidak lengkap
Kelengkapan produk yang ditawarkan kurang juga berpotensi membuat nasabah tidak menjadi pelanggan kita lagi. Artinya sekali berhenti dalam suatu perusahaan nasabah ingin kebutuhannya segera terpenuhi dengan tersedia produk atau jasa yang lengkap.
3. Ingkar janji dan tidak tepat waktu
Ingkar janji dan tidak tepat waktu artinya karyawan tidak menepati janji seperti waktu pelayanan atau pengiriman barang.
4. Biaya yang relative mahal
Factor besarnya beban atau biaya yang dibebankan ke pelanggan juga akan memengaruhi nasabah kabur.
Pelanggan atau nasabah merupakan asset atau kekayaan utama perusahaan karena tanpa pelanggan perusahaan tidak berarti apa-apa. Pengertian pelanggan atau nasabah kabur adalah pelanggan atau nasabah pergi meninggalkan perusahaan atau tidak lagi membeli, mengomsumsi, atau memiliki produk yang ditawarkan perusahaan.
B. Sebab-sebab Nasabah Kabur
1. Pelayanan yang tidak memuaskan
Pelayanan yang tidak memuaskan artinya apa yang diharapkan pelanggan tida sesuai dengan yang diterimanya atau dengan kata lain harapan tidak sama dengan kenyataan.
2. Produk yang tidak baik dan tidak lengkap
Kelengkapan produk yang ditawarkan kurang juga berpotensi membuat nasabah tidak menjadi pelanggan kita lagi. Artinya sekali berhenti dalam suatu perusahaan nasabah ingin kebutuhannya segera terpenuhi dengan tersedia produk atau jasa yang lengkap.
3. Ingkar janji dan tidak tepat waktu
Ingkar janji dan tidak tepat waktu artinya karyawan tidak menepati janji seperti waktu pelayanan atau pengiriman barang.
4. Biaya yang relative mahal
Factor besarnya beban atau biaya yang dibebankan ke pelanggan juga akan memengaruhi nasabah kabur.
BAB 18 Perlindungan Usaha
A. Pengertian Perlindungan Usaha
Payung untuk melindungi usaha dapat dilakukan dengan berbagai cara berikut.
1. Menetapkan prosedur dan tata tertib kerja
2. Menyediakan alat pengamanan
3. Meminta pertanggungan perusahaan asuransi
B. Jenis-jenis Resiko Kerugian
1. Resiko jiwa
2. Resiko kehilangan harta
3. Resiko kerusakan harta
4. Resiko penggantian kepada pihak lain
5. Resiko lainnya
C. Cara Melindungi Usaha
Perlindungan untuk kasus penggantian terhadap resiko yang mungkin timbul dapat dilakukan dengan mengasuransikannya kepada pihak asuransi.
Berikut ini jenis-jenis asuransi yang ada di Indonesia.
1. Dilihat dari segi fungsinya :
a. Asuransi kerugian
b. Asuransi jiwa
2. Dilihat dari segi kepemilikan
a. Milik pemerintah
b. Milik swasta nasional
c. Milik campuran
Adapun tujuan yang diinginkan oleh perusahaan asuransi kepada para klien adalah sebagai berikut :
1. Memberikan rasa aman
2. Memberikan rasa ketenangan berusaha
3. Merupakan simpanan yang pada saat jatuh tempo dapat diambil
4. Terhindar dari resiko kerugian
5. Terhindar dari resiko kehilangan
6. Memperoleh penghasilan di masa yang akan dating
7. Memperoleh penggantian akibat kerusakan dan kehilangan milik sendiri atau milik orang lain.
D. Cara Menghindari Resiko Kerugian
1. Menetapkan prosedur dan tata tertib kerja
2. Menyediakan alat pengamanan
3. Meminta pertanggungan asuransi.
BAB 17 Costumer Service
A. Pengertian Costumer Service
Costumer service secara umum adalah setiap kegiatan yang ditujukan untuk memberikan kepuasan pelanggan melalui pelayanan yang dapat memenuhi keinginan dan kebutuhan pelanggan.
B. Fungsi dan Tugas Costumer Service
Fungsi Costumer Service yang harus dijalankan setiap waktu adalah sebagai berikut :
1. Sebagai resepsionis
2. Sebagai deskman (orang yang elayani berbagai aplikasi yang diajukan pelanggan atau calon pelanggan).
3. Sebagai salesman (seorag yang menjual produk kepada pelanggan atau calon pelanggan).
4. Sebagai costumer relation officer(orang yang dapat membina hubungan baik dengan seluruh pelanggan, termasuk merayu atau membujuk agar pelanggan tetap bertahan.
5. Sebagai komunikator (mmerupakan penghubung antara perusahaan dengan pelanggan atau pihak lain yang berkepentingan terhadap perusahaan).
C. Dasar-dasar Pelayanan
Berikut aka dijelaskan dasar-dasar pelayanan yang harus dipahami dan dimengerti seorang CS.
1. Berpakaian dan berpenampilan
2. Percaya diri, bersikap akrab, dan penuh dengan senyum
3. Menyapa dengan lembut
4. Tenang, sopan, hormat dan tekun
5. Berbicara
6. Bergairah
7. Jangan menyela
8. Mampu meyakini pelanggan
9. Jika tidak sanggup, usahakan meminta bantuan kepada petugas yang mampu.
10. Bila belum dapat melayani, beritahukan kapan akan dilayani.
D. Sifat-sifat Pelanggan
1. Pelanggan dianggap sebagai raja
2. Mau dipenuhi keinginan dan kebutuhannya
3. Tidak mau didebat dan tidak mau disinggung
4. Pelanggan mau diperhatikan
5. Pelanggan merupakan sumber pendapatan
E. Sikap Melayani Pelanggan
1. Memberi kesempatan pelanggan berbicara
2. Mendengarkan baik-baik
3. Tidak menyela pembicaraan
4. Ajukan pertanyaan
5. Jangan marah dan jangan mudah tersinggung
6. Jangan mendebat pelanggan
7.Jaga sikap sopan, ramah, dan selalu berlaku tenang
8. Jangan menangani hal-hal yang bukan wewenangnya
9. Tunjukkan sikap perhatian dan sikap ingin membantu
F. Ciri-ciri pelayanan yang baik
1. Tersedia karyawan yang baik
2. Tersedia sarana dan prasarana
3. Bertanggung jawab
4. Mampu melayani secara cepat dan tepat
5. Mampu berkomunikasi
6. Memberikan jaminan kerahasiaan
7. Memiliki pengetahuan dan kemampuan
8. Berusaha memahami kebutuhan pelanggan
9. Mampu memberikan kepercayaan
G. Syarat Seorang Costumer Service
1. Memiliki cirri-ciri fisik yang menarik
2. Harus memiliki perilaku yang baik seperti sabar, ramah dan murah senyum
3. Persyaratan kepribadian
4. Persyaratan social
H. Sebab-sebab pelanggan kabur
1. Pelayanan yang tidak memuaskan
2. Produk yang tidak baik
3. Ingkar janji dan tidak tepat waktu
4. Biaya yang relative mahal
Costumer service secara umum adalah setiap kegiatan yang ditujukan untuk memberikan kepuasan pelanggan melalui pelayanan yang dapat memenuhi keinginan dan kebutuhan pelanggan.
B. Fungsi dan Tugas Costumer Service
Fungsi Costumer Service yang harus dijalankan setiap waktu adalah sebagai berikut :
1. Sebagai resepsionis
2. Sebagai deskman (orang yang elayani berbagai aplikasi yang diajukan pelanggan atau calon pelanggan).
3. Sebagai salesman (seorag yang menjual produk kepada pelanggan atau calon pelanggan).
4. Sebagai costumer relation officer(orang yang dapat membina hubungan baik dengan seluruh pelanggan, termasuk merayu atau membujuk agar pelanggan tetap bertahan.
5. Sebagai komunikator (mmerupakan penghubung antara perusahaan dengan pelanggan atau pihak lain yang berkepentingan terhadap perusahaan).
C. Dasar-dasar Pelayanan
Berikut aka dijelaskan dasar-dasar pelayanan yang harus dipahami dan dimengerti seorang CS.
1. Berpakaian dan berpenampilan
2. Percaya diri, bersikap akrab, dan penuh dengan senyum
3. Menyapa dengan lembut
4. Tenang, sopan, hormat dan tekun
5. Berbicara
6. Bergairah
7. Jangan menyela
8. Mampu meyakini pelanggan
9. Jika tidak sanggup, usahakan meminta bantuan kepada petugas yang mampu.
10. Bila belum dapat melayani, beritahukan kapan akan dilayani.
D. Sifat-sifat Pelanggan
1. Pelanggan dianggap sebagai raja
2. Mau dipenuhi keinginan dan kebutuhannya
3. Tidak mau didebat dan tidak mau disinggung
4. Pelanggan mau diperhatikan
5. Pelanggan merupakan sumber pendapatan
E. Sikap Melayani Pelanggan
1. Memberi kesempatan pelanggan berbicara
2. Mendengarkan baik-baik
3. Tidak menyela pembicaraan
4. Ajukan pertanyaan
5. Jangan marah dan jangan mudah tersinggung
6. Jangan mendebat pelanggan
7.Jaga sikap sopan, ramah, dan selalu berlaku tenang
8. Jangan menangani hal-hal yang bukan wewenangnya
9. Tunjukkan sikap perhatian dan sikap ingin membantu
F. Ciri-ciri pelayanan yang baik
1. Tersedia karyawan yang baik
2. Tersedia sarana dan prasarana
3. Bertanggung jawab
4. Mampu melayani secara cepat dan tepat
5. Mampu berkomunikasi
6. Memberikan jaminan kerahasiaan
7. Memiliki pengetahuan dan kemampuan
8. Berusaha memahami kebutuhan pelanggan
9. Mampu memberikan kepercayaan
G. Syarat Seorang Costumer Service
1. Memiliki cirri-ciri fisik yang menarik
2. Harus memiliki perilaku yang baik seperti sabar, ramah dan murah senyum
3. Persyaratan kepribadian
4. Persyaratan social
H. Sebab-sebab pelanggan kabur
1. Pelayanan yang tidak memuaskan
2. Produk yang tidak baik
3. Ingkar janji dan tidak tepat waktu
4. Biaya yang relative mahal
BAB 16 Analisis Pesaing (KEWIRAUSAHAAN)
A. Memahami Perubahan
Perubahan dunia yang begitu cepat memaksa produsen dan para penjual berpikir keras agar tetap eksis di dunianya. Perubahan ini disebabkan oleh pesatnya pertumbuhan dan perkembangan teknologi, baik teknologi mesin maupu alat-alat berat, terlebih lagi teknologi komunikasi. Perkembangan teknologi mesin dari manual sampai mesin yang serba otomatis telah mampu mengubah mutu atau kualitas produk, mulai dari kemasan sampai pada isinya yang semakin menarik dan kompetitif.
B. Pengertian Pesaing
Pesaing adalah perusahaan yang menghasilkan atau menjual barang atau jasa yang sama atau mirip dengan produk yang kita tawarkan. Pesaing suatu perusahaan dapat dikategorikan pesaing yang kuat dan pesaing yang lemah atau ada pesaing yang dekat yang memiliki produk yang sama atau memiliki produk yang mirip.
C. Identifikasi Pesaing
Identifikasi pesaing meliputi hal-hal berikut.
1. Jenis produk yang ditawarkan
2. Melihat besarnya pasar yang dikuasai
3. Identifikasi peluang dan ancaman
4. Identifikasi keunggulan dan kelemahan.
D. Menentukan Sasaran Pesaing
Setelah kita mengetahui pesaing dan market share yang telah dikuasai, kita perlu mengetahui sasaran dari pesaing dan siapa yang menjadi target mereka selanjutnya. Sasaran pesaing antara lain memaksimalkan laba, memperbesar market share, meningkatkan mutu produk, atau mungkin juga mematikan atau menghambat pesaing lainnya.
E. Identifikasi Strategi Pesaing
Berbagai strategi dapat dijalankan oleh pesaing. Secara umum strategi-strategi tersebut adalah sebagai berikut :
1. Strategi menyerang pesaing yang lemah lebih dahulu.
2. Pesaing langsung menyerang lawan yang kuat.
3. Strategi gerilya, yaitu strategi yang dilakuka pesaing dengan menembak dan lari.
4. Bertahan terhadap setiap serangan yang dilakukan lawan atau mengimbangi serangan yang dilakukan lawan.
F. Analisis Kekuatan dan Kelemahan Pesaing
Identifikasi kelemahan dan kekuatan dapat dilakukan melalui tahap-tahap sebagai berikut :
1. Mencari dan mengumpulkan data tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan sasaran, strategi dan kinerja pesaing.
2. Mencari tahu kekuatan pesaing dalam hal keuangan, sumber daya manusia, teknologi, serta lobi di pasar.
3. Mengetahui market share yang dikuasai pesaing dan tindakan pesaing terhadap pelanggan.
4. Mencari tahu kelemahan pesaing dalam hal keuangan, sumber daya manusia, serta lobi pasar.
G. Identifikasi Reaksi Pesaing
Sebagain contoh, beberapa reaksi pesaing terhadap terhadap seragan yang kita lakukan adalah sebagai berikut:
1. Apabila kita meurunkan harga, akan diikuti pesaing dengan menurunkan harga pula, bahkan mungin lebih rendah daripada yang kita lakukan.
2. Apabila kita memberikan hadiah akan dibalas pula dengan pemberian hadiah yang lebih baik.
3. Apabila kita memberikan diskon dalam jumlah tertentu kepada pelanggan, pesaing juga memberikan diskon yang lebih menarik dengan nilai yang lebih tinggi pula.
4. Apabila kita membebaskan biaya-biaya seperti biaya administrasi, sudah pasti akan diikuti pesaing dengan jumlah biaya yang lebih murah.
5. Apabila kita membuka cabang di suatu lokasi, akan dibalas oleh pesaing dengan membuka cabang di lokasi perusahaan kita.
H. Strategi Menghadapi Pesaing
Srategi untuk menghadapi pesaing dapat dilkukan untuk posisi-posisi sebagai berikut:
1. Strategi pemimpin pasar
2. Stategi penantang pasar
3. Strategi pengikut pasar
4. Strategi relung pasar
Strategi penyerangan yang dapat dilakukan terhadap pesaing terdiri dari lima cara berikut :
1. Serangan Frontal
2. Serangan Samping
3. Serangan Pengepungan
4. Serangan melambung
5. Serangan gerilya
Perubahan dunia yang begitu cepat memaksa produsen dan para penjual berpikir keras agar tetap eksis di dunianya. Perubahan ini disebabkan oleh pesatnya pertumbuhan dan perkembangan teknologi, baik teknologi mesin maupu alat-alat berat, terlebih lagi teknologi komunikasi. Perkembangan teknologi mesin dari manual sampai mesin yang serba otomatis telah mampu mengubah mutu atau kualitas produk, mulai dari kemasan sampai pada isinya yang semakin menarik dan kompetitif.
B. Pengertian Pesaing
Pesaing adalah perusahaan yang menghasilkan atau menjual barang atau jasa yang sama atau mirip dengan produk yang kita tawarkan. Pesaing suatu perusahaan dapat dikategorikan pesaing yang kuat dan pesaing yang lemah atau ada pesaing yang dekat yang memiliki produk yang sama atau memiliki produk yang mirip.
C. Identifikasi Pesaing
Identifikasi pesaing meliputi hal-hal berikut.
1. Jenis produk yang ditawarkan
2. Melihat besarnya pasar yang dikuasai
3. Identifikasi peluang dan ancaman
4. Identifikasi keunggulan dan kelemahan.
D. Menentukan Sasaran Pesaing
Setelah kita mengetahui pesaing dan market share yang telah dikuasai, kita perlu mengetahui sasaran dari pesaing dan siapa yang menjadi target mereka selanjutnya. Sasaran pesaing antara lain memaksimalkan laba, memperbesar market share, meningkatkan mutu produk, atau mungkin juga mematikan atau menghambat pesaing lainnya.
E. Identifikasi Strategi Pesaing
Berbagai strategi dapat dijalankan oleh pesaing. Secara umum strategi-strategi tersebut adalah sebagai berikut :
1. Strategi menyerang pesaing yang lemah lebih dahulu.
2. Pesaing langsung menyerang lawan yang kuat.
3. Strategi gerilya, yaitu strategi yang dilakuka pesaing dengan menembak dan lari.
4. Bertahan terhadap setiap serangan yang dilakukan lawan atau mengimbangi serangan yang dilakukan lawan.
F. Analisis Kekuatan dan Kelemahan Pesaing
Identifikasi kelemahan dan kekuatan dapat dilakukan melalui tahap-tahap sebagai berikut :
1. Mencari dan mengumpulkan data tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan sasaran, strategi dan kinerja pesaing.
2. Mencari tahu kekuatan pesaing dalam hal keuangan, sumber daya manusia, teknologi, serta lobi di pasar.
3. Mengetahui market share yang dikuasai pesaing dan tindakan pesaing terhadap pelanggan.
4. Mencari tahu kelemahan pesaing dalam hal keuangan, sumber daya manusia, serta lobi pasar.
G. Identifikasi Reaksi Pesaing
Sebagain contoh, beberapa reaksi pesaing terhadap terhadap seragan yang kita lakukan adalah sebagai berikut:
1. Apabila kita meurunkan harga, akan diikuti pesaing dengan menurunkan harga pula, bahkan mungin lebih rendah daripada yang kita lakukan.
2. Apabila kita memberikan hadiah akan dibalas pula dengan pemberian hadiah yang lebih baik.
3. Apabila kita memberikan diskon dalam jumlah tertentu kepada pelanggan, pesaing juga memberikan diskon yang lebih menarik dengan nilai yang lebih tinggi pula.
4. Apabila kita membebaskan biaya-biaya seperti biaya administrasi, sudah pasti akan diikuti pesaing dengan jumlah biaya yang lebih murah.
5. Apabila kita membuka cabang di suatu lokasi, akan dibalas oleh pesaing dengan membuka cabang di lokasi perusahaan kita.
H. Strategi Menghadapi Pesaing
Srategi untuk menghadapi pesaing dapat dilkukan untuk posisi-posisi sebagai berikut:
1. Strategi pemimpin pasar
2. Stategi penantang pasar
3. Strategi pengikut pasar
4. Strategi relung pasar
Strategi penyerangan yang dapat dilakukan terhadap pesaing terdiri dari lima cara berikut :
1. Serangan Frontal
2. Serangan Samping
3. Serangan Pengepungan
4. Serangan melambung
5. Serangan gerilya
BAB 15 Penilaian Kelayakan Usaha (Kewirausahaan)
A. Pengertian Kelayakan Usaha
Studi kelayakan usaha adalah suatu kegiatan yang mempelajari secara mendalam tentang suatu kegiatan, usaha atau bisnis yang akan dijalankan, dalam rangka menentukan layak atau tidak usaha tersebut dijalankan.
Aspek-aspek yang dinilai dalam studi kelayakan bisnis meliputi aspek hokum, pasar dan pemasaran, keuangan, teknik/operasional, manajemen, ekonomi dan social, serta dampak lingkungan.
B. Tujuan Studi Kelayaka Bisnis
Tujuan studi kelayakan bisniis antara lain sebagai berikut;
1. Menghidari resiko kerugian
2. Memudahkan perencanaan
3. Memudahkan pelaksanaan pekerjaan
4. Memudahkan pengawasan
5. Memudahkan pengendalian
C. Pihak-pihak yang berkepentingan
pihak-pihak yang berkepentingan terhadap hasil studi kelayakan tersebut adalah sebagai berikut:
1. Pemilik usaha
2. Lembaga keuangan
3. Pemerintah
4. Masyarakat luas
5. Manajemen
D. Aspek-aspek dalam Penilaian
1. Aspek Hukum
Dalam aspek ini yang akan dibahas adalah masalah kelengkapan dan keabsahan dokumen perusahaan, mulai dari bentuk badan usaha sampai izin-izin yang dimiliki.
2. Apek Pasar dan Pemasaran
Dalam aspek pasar dan pemasaran hal-hal yang perlu dijabarkan adalah:
a. Ada tidaknya pasar
b. Jika ada, seberapa besar pasar yang ada.
c. Bagaimaa peta kondisi pesaing terutama untuk produk jenis sekarang
d. Bagaimana perilaku konsumen
e. Strategi apa yang harus dijalankan untuk memenangkan persaingan dan merebut pasar yang ada sekarang dan yang akan dating.
3. Aspek keuangan
Dalam aspek keuangan hal-hal yang perlu digambarkan adalah jumalh investasi, biaya-biaya, dan pendapatan yang akan diperoleh.
4. Aspek Teknis/Operasi
Dalam aspek teknis atau operasi yang akan digambarkan secara lengkap adalah :
a. Lokasi usaha
b. Penentuan layout gedung, ,mesin, dan peralatan serta layout ruangan.
c. Teknologi yang akan digunakan
5. Aspek Manajemen / Organisasi
6. Aspek Ekonomi Sosial
7. Aspek Dampak Lingkungan.
Studi kelayakan usaha adalah suatu kegiatan yang mempelajari secara mendalam tentang suatu kegiatan, usaha atau bisnis yang akan dijalankan, dalam rangka menentukan layak atau tidak usaha tersebut dijalankan.
Aspek-aspek yang dinilai dalam studi kelayakan bisnis meliputi aspek hokum, pasar dan pemasaran, keuangan, teknik/operasional, manajemen, ekonomi dan social, serta dampak lingkungan.
B. Tujuan Studi Kelayaka Bisnis
Tujuan studi kelayakan bisniis antara lain sebagai berikut;
1. Menghidari resiko kerugian
2. Memudahkan perencanaan
3. Memudahkan pelaksanaan pekerjaan
4. Memudahkan pengawasan
5. Memudahkan pengendalian
C. Pihak-pihak yang berkepentingan
pihak-pihak yang berkepentingan terhadap hasil studi kelayakan tersebut adalah sebagai berikut:
1. Pemilik usaha
2. Lembaga keuangan
3. Pemerintah
4. Masyarakat luas
5. Manajemen
D. Aspek-aspek dalam Penilaian
1. Aspek Hukum
Dalam aspek ini yang akan dibahas adalah masalah kelengkapan dan keabsahan dokumen perusahaan, mulai dari bentuk badan usaha sampai izin-izin yang dimiliki.
2. Apek Pasar dan Pemasaran
Dalam aspek pasar dan pemasaran hal-hal yang perlu dijabarkan adalah:
a. Ada tidaknya pasar
b. Jika ada, seberapa besar pasar yang ada.
c. Bagaimaa peta kondisi pesaing terutama untuk produk jenis sekarang
d. Bagaimana perilaku konsumen
e. Strategi apa yang harus dijalankan untuk memenangkan persaingan dan merebut pasar yang ada sekarang dan yang akan dating.
3. Aspek keuangan
Dalam aspek keuangan hal-hal yang perlu digambarkan adalah jumalh investasi, biaya-biaya, dan pendapatan yang akan diperoleh.
4. Aspek Teknis/Operasi
Dalam aspek teknis atau operasi yang akan digambarkan secara lengkap adalah :
a. Lokasi usaha
b. Penentuan layout gedung, ,mesin, dan peralatan serta layout ruangan.
c. Teknologi yang akan digunakan
5. Aspek Manajemen / Organisasi
6. Aspek Ekonomi Sosial
7. Aspek Dampak Lingkungan.
Langganan:
Postingan (Atom)